Budidaya Tanaman Hidroponik

Posted on

Budidaya Tanaman Hidroponik kali ini admin ilmubertani.com akan membagikan sedikit pengetahuan mengenai cara budidaya tanaman hidroponik serta kekurangan dan kelebihannya,Budidaya hidroponik adalah budidaya yang menggunakan teknik penumbuhan tanaman tanpa adanya media tanah sama sekali. Mulanya, budidaya ini ditemukan setelah para peneliti mengetahui bahwa tanaman sebenarnya menyerap nutrisi melalui air yang membasahi tanah di sekitarnya. Nah, tanah disini berfungsi sebagai tempat menampung zat-zat gizi bagi tanaman dan sebagai media yang dapat memperkuat tanaman itu sendiri. Ketika air yang dipasok sudah memiliki nutrisi yang dibutuhkan, serta tanaman telah memiliki penopang dengan cara yang lain, maka keberadaan tanah tidak diperlukan kembali.

                                 Budidaya Tanaman Hidroponik

Pertanian semacam ini, sebenarnya telah diperkenalkan kepada negara-negara maju di seluruh dunia, mengingat metode seperti ini meningkatkan produksi pertanian serta membuat pertanian negara tersebut ramah lingkungan.

Pertanian hidroponik, pada umumnya dibagi menjadi 2, yaitu pertanian hidroponik metode aktif dan pertanian hidroponik metode pasif.

Pertanian hidroponik metode aktif kebanyakan digunakan oleh pertanian yang lebih besar, dimana mereka menggunakan pompa untuk memberikan nutrisi pada tanaman. Sedangkan pertanian hidroponik metode pasif biasanya hanya membutuhkan penyiraman secara manual yang berguna untuk proyek-proyek tanaman kecil.

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan teknik pertanian hidroponik:

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya
Jenis Tanaman Hidroponik Yang Mudah Ditanam
Kelebihan dan Kekurangan Pertanian Hidroponik
Pengertian dan Cara Kerja Pertanian Modern Hidroponik
Tanaman Hidroponik Beserta Media Tanam Hidroponik Terbaik

Kelebihan

  1. Tingkat produksi yang stabil.

Alasan yang cukup bagus mengapa pertanian hidroponik lebih di sukai para petani modern saat ini adalah pertanian jenis ini memungkinkan petani untuk memanen dan menanam tanamannya setiap saat tanpa ada aturan musiman. Hasil yang didapat pun menjadi stabil karena tanaman-tanaman tersebut berada di tempat yang tertutup dan terkontrol.

  1. Konsumsi air yang tidak banyak.

Teknik pertanian hidroponik tidak membutuhkan banyak air dalam penerapannya. Ini sangat menguntungkan bagi petani.  Biaya yang seharusnya keluar bisa dialokasikan untuk hal lain. Contoh pengalokasian dana selain kebutuhan air adalah peremajaan bibit tanaman. Bibit tanaman yang selalu terjaga kebersihan dan kesegarannya membuat hasil produksi menjadi bermutu tinggi.

  1. Terhindar dari zat kimia berbahaya.

Semua hasil tanaman yang dibuat dari teknologi ini aman dari bahan kimia. Hasil produksinya pun lebih aman, segar, dan berkualitas tinggi. Ini juga meminimalisir penyakit atau hama yang biasanya menyerang tanaman pertanian.

Kekurangan

  1. Biaya peralatan yang mahal.

Para petani harus mengerti terlebih dahulu, sebelum memilih hidroponik sebagai metode pertaniannya, ada biaya besar yang harus dikeluarkan. Entah untuk beli alat, ataupun perawatan tanaman. Karena bukan rahasia lagi, material macam peralatan-peralatan canggih digunakan untuk mempertahankan sistem hidroponik itu sendiri.

  1. Alga dan ganggang.

Pertumbuhan alga dan ganggang di dalam air kadang menjadi salah satu masalah yang cukup pelik bagi penggiat sistem hidroponik. Dalam beberapa kasus, alga dan ganggang akan tumbuh dan mati begitu cepat. Hal ini dapat meyebabkan rentannya tanaman terhadap patogen. Alga dan ganggang yang telah mati ini pun bisa mengakibatkan terhambatnya sistem akar yang ada pada tanaman.

  1. Perlunya edukasi secara mendalam mengenai teknologi hidroponik.

Tidak sembarang orang bisa mengembangkan teknik pertanian hidroponik ini. Para petani perlu mempelajari terlebih dahulu mengenai hal-hal teknis penerapan metode. Sangat tidak dianjurkan mengembangkan teknologi ini tanpa ada pengetahuan, dikarenakan banyak peralatan yang membutuhkan keahlian khusus untuk digunakan. Petani juga diharapkan dapat memahami jenis tanaman apa yang ditanam dan bagaimana cara mereka hidup. Kesalahan dalam membangun sistem serta mengetahui kemampuan pertumbuhan tanaman dapat mengakibatkan seluruh prosedur penerapan teknik hidroponik rusak.

Demikian lah tadi sedikit artikel mengenai Cara budidaya tanaman hidropinik yang perlu kalian ketahui semoga artikel yang saya bagikan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *