Cara Budidaya Singkong Dengan Stek Batang

Posted on

Cara Budidaya Singkong Dengan Stek Batang kali ini admin ilmubertani.com akan membagikan tips dan trik cara budidaya singkong dengan stek batang bagi kawan kawan yang ingin belajar tentang stek batang bisa langsung saja membaca artikel yang satu ini ya semoga bermanfaat.
Singkong adalah makanan pokok pertama atau kedua yang paling penting di banyak negara Afrika dan Asia. Praktek produksi dan pengolahan singkong sebagian besar masih ada di sebagian besar negara berkembang meskipun memiliki potensi besar untuk produksi dan pengolahan komersial, potensi ekspornya, dan penggunaannya dalam industri lokal untuk mengurangi pengeluaran impor pada produk impor pengganti. Sebagian besar petani singkong tidak menyadari teknologi modern yang tersedia untuk menanam dan mengolah singkong atau tidak memiliki kemampuan untuk menggunakannya.


Petani singkong komersial skala menengah kini baru muncul di beberapa negara berkembang. Kebanyakan dari mereka hanya menggunakan beberapa teknik modern yang tidak tersedia atau yang baru dikembangkan yang dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan dan pengolahan singkong. Ketidakmampuan untuk menerapkan teknologi modern secara holistik atau konsolidasi untuk pertumbuhan singkong dan operasi pengolahan mengurangi prospek untuk memaksimalkan keuntungan.
Budidaya singkong banyak dilakukan menggunakan sistem tanam stek batang. Stek ini harus ditangani dengan benar untuk pertumbuhan dan pembentukan yang baik. Pada bagian ini sudah banyak dilakukan praktik penanaman terbaik dalam penanaman sehingga menghasilkan hasil panen yang memuaskan.
Berikut akan kami berikan cara untuk menyiapkan tanaman singkong untuk budidaya.
Siapkan batang yang digunakan untuk perkembangbiakan stek dari tanaman dewasa berumur 10-12 bulan.
Simpan batang dibawah naungan selama 2–5 hari sebelum memotong dan menanam. Hal ini membuat batang bertunas lebih cepat daripada batang yang ditanam saat baru saja dipotong dari ladang.
Batang harus disimpan secara vertikal pada tanah. Ujung distal dari tangkainya harus menyentuh tanah, yang dibasahi secara teratur, dengan lingkungan yang terbebas dari gulma atau penyakit.
Tangani tangkainya dengan hati-hati agar tidak merusak nodus yang dapat menyebabkan kerusakan pada proses pertumbuhan. Jangan membuat permukaan potongan bergerigi atau simpan batang di tempat terbuka.
Potong batang, dengan alat tajam, ke dalam potongan 25 cm dengan ujung yang lancip.
Dan, berikut cara untuk menanam bagian batang singkong yang sudah disiapkan.
Stek ubi kayu dapat ditanam dalam posisi miring atau sudut 45°. Dalam kasus ini, stek dikubur di tanah dengan sepertiga di atas permukaan tanah. Pastikan tunas mengarah ke atas. Di sinilah stek akan tumbuh menjulang ke atas.
Stek juga dapat ditanam dalam posisi horizontal di mana stek sepenuhnya terkubur di dalam tanah hingga kedalaman 5 cm.
Tanam stek pada jarak 1×1 meter di atas gundukan seperti yang disarankan secara konvensional.
Penanaman vertikal atau angular dianjurkan di daerah dengan curah hujan tinggi.
Penanaman horizontal lebih baik dilakukan di daerah kering yang jarang mendapatkan curah hujan.
Ada juga cara untuk memproduksi batang singkong dalam jumlah besar. Berikut langkah-langkahnya.
Pilih dan gunakan batang singkong yang lebih baik, sehat, dan bebas hama/penyakit.
Potong batang menjadi beberapa bagian menggunakan alat potong dengan ukuran 5-10 cm.
Buat sebuah larutan insektisida atau fungisida yang tersedia dengan mengukur kuantitas ke dalam wadah, tambahkan air dan aduk rata. Masukkan batang yang telah dipotong ke dalam larutan selama 10 menit.
Simpan di kantong plastik di bawah pohon atau di bawah kanopi singkong selama 7-10 hari untuk bertunas.
Persiapkan pembibitan untuk ditanam.
Paparkan kantong polythene di lapangan dengan menempatkan mereka di gundukan tanah selama 20 menit.
Pindahkan batang yang tumbuh ke dalam tanah pada kedalaman 2-4 cm pada jarak 100 cm x 50 cm atau 50 cm x 50 cm.
Panen batang singkong pada 6-8 bulan setelah tanam. Untuk memanen, potong batang pada ketinggian 20–25 cm di atas permukaan tanah dengan parangan tajam.

Demikianlah sahabat Ilmubertani.com tentang Cara Budidaya Singkong Dengan Stek Batang semoga artikel yang singkat ini dapat menambah wawasan sahabatku semuanya dan jika ada yang ingin kalian tambahkan silahkan tinggalkan di kolom komentar di bawah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *