Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Berkualitas

Posted on

Ilmu bertani – Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Berkualitas kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebuna yang menghasilkan minyak yang cukup populer dan sangat berkembang pesat khususnya di indonesia jika dikembangkan dan dibudidayakan dengan baik tentunya serta di berikan unsur hara yang berupa pupuk yang baik dan berkualitas karena didalam budidaya kelapa sawit dibutuhkan metode yang tepat agar kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik.

Salah satu hal yang dilakukan untuk dapat menunjang agar kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik adalah dengan menggunakan Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Berkualitas memilih dan menentukan jenis pupuk apa yang baik untuk tanaman kelapa sawit harus benar benar dilakukan dengan tepat agar hasil buah yang didapatkan menjadi banyak dan meningkat.

langsung saja kita akan bahas jenis jenis pupuk apa saja yang baik untuk tanaman kelapa sawit

1.Pupuk Organik

Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia.Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya.Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan limbah kota (sampah)
Apabila anda memilih jenis pupuk untuk kelapa sawit adalah jenis pupuk organik, maka pilihlah pupuk organik yang benar-benar berkualitas. Sebagai contoh pupuk kelapa sawit organik yang bagus adalah Pupuk Bioboost. Keunggulan pupuk bioboost ini mampu meningkatkan hasil panen kelapa sawit maupun tanaman lainnya dua kali lipat. Selain itu pupuk bioboost ini juga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia.

2.Pupuk Anorganik

Pupuk anorganik adalah pupuk yang terbuat dengan proses fisika, kimia, atau biologis. pada umumnya pupuk anorganik dibuat oleh pabrik. Bahan bahan dalam pembuatan pupuk anorgank berbeda beda, tergantung kandungan yang diinginkan. Misalnya unsur hara fosfor terbuat dari batu fosfor, unsure hara nitrogen terbuat dari urea. Pupuk anorganik sebagian besar bersifat hidroskopis. Hidroskopis adalah kemampuan menyerap air diudara, sehingga semakin tinggi higroskopis semakin cepat pupuk mencair.
Jika anda memilih jenis pupuk untuk meningkatkan hasil buah kelapa sawit adalah jenis pupuk anorganik, maka diperlukan juga pemahan tentang kandungan pupuk tersebut. Pupuk anorganik yang bagus dan bisa anda gunakan untuk sawit anda adalah pupuk tunggal dengan kandungan unsur hara yang bagus serta mudah terurai. Jenis pupuk anorganik untuk kelapa sawit ini bermacam-macam, seperti pupuk Urea, KCL, Borax,SP-36, dan lain-lain. Lebih jelasnya bagaimana takaran pemupukan untuk tanaman kelapa sawit yang masih berumur 0 sampai 3 tahun atau tanaman sawit yang belum menghasilkan buah bisa anda lihat dibawha ini.

Untuk pupuk Urea  : menggunakan dosis atau takaran sekitar 0,04-0,6 yang diberikan sebanyak 2 kali penggunaan.
Untuk pupuk KCl    : menggunakan dosis atau takaran sekitar 0,2-0,5 yang diberikan sebanyak dua kali aplikasi atau penggunaan.
Untuk borax              : bisa menggunakan takaran 0,02-0,05 dan dapat diberikan sebanyak dua kali penggunaan.
Untuk pupuk SP-36 : menggunakan takaran sekitar 0,25-0,30, dan bisa diaplikasikan sebanyak satu kali.

3. Menggabungkan Pupuk Organik dengan Pupuk Anorganik
Jika anda ingin menggabungkan pupuk organik dengan pupuk anorgaik, anda bisa menggunakan pupuk organik dari PT. Natural Nusantara. Anda bisa padukan dengan pupuk kimia dan hasilnya akan sangat luar biasa. Untuk takarannya anda bisa gunakan dalam 1 hektar lahan kelapa sawit, yang biasanya anda gunakan 8 karung pupuk kimia, anda bisa kurangi menjadi 4 karung dan tambahkan pupuk Supernasa atau Power Nutrition. Disamping anda mengurangi jumlah pengeluaran, anda justru meningkatkan hasil buah kelapa sawit.

Jadi kesimpulannya adalah untuk meningkatkan hasil budidaya kelapa sawit, diperlukan pemilihan jenis pupuk yang benar-benar berkualitas. Jangan salah dalam memilih jenis pupuk jika tidak mau anda gagal dalam budidaya kelapa sawit. Semoga bermanfaat jangan lupa komen dan share ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *