Klasifikasi Serta Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

Posted on

Klasifikasi Serta Morfologi Kelapa Sawit – Ilmubertani.com Tak kenal maka Tak sayang demikian juga dengan tanaman kelapa sawit jika kita tidak mengenal keluarga dan kerabatnya klasifikasi serta morfologinya maka akan sangat sulit untuk kita memahami kebutuhan tumbuhan dan perkembangan kelapa sawit sehingga menghasilkan produk TBS dann MKS/IKS yang optimal.

klasifikasi Dan morfologi kelapa Sawit

A. Klasifikasi kelapa sawit
dalam dunia botani semua tumbuhan diklasifikasikan untuk mempermudah dalam identifikasi secara ilmiah.
kelapa sawit sendiri di klasifikasikan sbb :

Devisi                : Embryophyta Siphonagama
kelas                  : Angiospermae
Ordo                  : Monocotyledonia
Family               : Arecaceae 
Sub family        : Cocoideae
Genus                : Elais
Species              : Elasis Guieneensis jacq

B. Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

  1. Daun

    pengertian Tentang daun kelapa sawit dan perkembangannya sangatlah penting bagi kita semuanya yuk langsung saja kita bahas
    morfologi daun kelapa sawit terdiri dari beberapa bagian antara lain
    – Kumpulan Anak Daun (leaflets) yang mempunyai helaian (lamina) Dan tulang anak daun (midrib)
    – Rachis yang mempunyai tempat anak daun dan melekat
    – Tangkai daun (petiole)
    – seludung daun ( Sheath)
  2. Batang
    batang kelapa sawit terdiri dari pembuluh pembuluh yang terkait secara diktrit dalam jaringan parenkrim.aktifitas meristem pucuk terletak dekat ujung batang dimana pertumbuhan batang sedikit agak membesar.Aktifitas meristem pucuk hanya memberikan sedikit kontribusi terhadap jaringan batang karena fungsi utamanya yaitu menghasilkan sedikit daun dan inflorensa bunga.
  3. Akar
    Akar Tanaman kelapa sawit berfungsi untuk menyerap unsur hara dalam tanah dan sebagai organ respirasi tanaman ini sendiri. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai penyangga berdirinya tanaman sehingga mampu menyokong tegaknya tanaman pada ketinggian mencapai puluhan meter. Akar tanaman kelapa sawit tidak berbuku, ujungnya runcing, dan berwarna putih atau kekuningan. Tanaman kelapa sawit mempunyai akar serabut yang perakarannya sangat kuat karena tumbuh kebawah dan kesamping sehingga membentuk yang namanya akar primer, sekunder, tersier, dan kuartener.
  4. Bunga
    Kelapa sawit merupakan tanaman berumah satu, artinya bunga jantan dan bunga betina terdapat dalam satu tanaman dan masing – masing terangkai dalam satu tandan. rangkaian bunga terdiri dari batang poros dan cabang-cabang meruncing yang disebut spikelet. jumlah spikelet dalam rangkaian dapat mencapai 200 buah. batang poros bunga jantan lebih panjang dibandingkan bunga betina, tetapi jumlah spikeletnya hampir sama. Kelapa sawit akan mulai berbunga pada umur sekitar 12-14 bulan. Tanaman kelapa sawit dapat menyerbuk silang ataupun menyerbuk sendiri karena memiliki daun jantan dan betina. biasanya bunga muncul dari ketiak daun, setiap ketiak daun hanya menghasilkan satu tandan/ Infloresen (bunga majemuk). Biasanya beberapa bakal tandan akan gugur pada fase-fase awal perkembangannya sehingga pada individu tanaman terlihat beberapa ketiak daun tidak menghasilkan tandan.
  5. Buah
    Secara Botani buah kelapa sawit digolongkan sebagai buah drupe,terdiri dari pericarp yang terbungkus oleh exocarp.
    pembagian tipe buah berdasarkan warna kulit dapat dikelompokkan menjadi tiga tipe antara lain sebagai berikutA. Nigrescens
    Buah Nigrescens berwarna ungu sampai hitam pada waktu muda dan berubah menjadi jingga kehitam hitaman pada saat matang .

    B. Virecens
    Pada saat muda buah ini berwarna hijau dan ketika matang warnanya berubah menjadi jingga kemerahan tetapi ujungnya tetap kehijau hijauan.

    C. Albecens
    Pada waktu muda buah albecens berwarna keputih putihan sedangka setelah matang buah berubah menjadi kekuning kuningan dan ujungnya berwarna ungu kehitam hitaman

Buah kelapa sawit terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian luar (epicarpium) disebut kulit luar, lapisan tengah (mesocarpium) atau disebut daging buah yang mengandung minyak kelapa sawit yang disebut Crude Palm Oil (CPO), dan lapisan dalam (endocarpium) disebut inti, mengandung minyak ini yang disebut Palm Kernel Oil (PKO).

Demikian lah sedikit artikel mengenai Morfologi dan klasifikasi tanaman kelapa sawit semoga bermanfaat bagi pembaca di Website Ilmubertani.com salah Hijau

One thought on “Klasifikasi Serta Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

  1. Terimakasih artikelnya sangat bermanfaat sekali bagi saya untuk mengerjakan tugas mata kuliah
    semoga saja bisa menjadi amal bagi yang membagikan nya
    sekli lagi terimakasih kepada ilmubertani salam kenal dari petani di kalimantan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *