Macam Macam Jenis Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai Serta Cara Pengendaliannya

Posted on

Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai Serta Cara Pengendaliannya – Ilmubertani.com Tanaman cabai merupakan tanaman yang sering kita jumpai sehari hari karena cabai merupakan kebutuhan seseorang setiap harinya nah untuk kali ini kita akan membahasnya macam macam jenis hama serta penyakit yang sering atau umum kita jumpai dalam budidaya tanaman cabai yuk langsung saja kita bahas.
Hama dan Penyakit Tanaman Cabe Serta Cara Mengobati atau Pengendaliannya Lengkap – Dalam budidaya cabe atau cabai, baik Jenis cabe merah, cabe hijau, cabe rawit atau sebagainya, pastilah bakal ada tantangan yang dihadapi semua petani diantaranya serangan hama dan penyakit. Ada tidak sedikit jenis hama dan penyakit yang tidak jarang menyerang tumbuhan cabe atau cabai, nah kali ini Ilmubertani.com akan membahasa mengenai hama dan penyakit yang menyerang tumbuhan cabe dan teknik pengendaliannya.

Jenis Hama Tanaman Cabe Yang sering kita jumpai

1. Ulat Grayak


Ulat grayak atau Spodoptera litura, mempunyai ciri berwarna hijau berukuran kecil dan jumlahnya paling banyak, jenis hama ini menyerang pada unsur daun, tunas dan batang muda. Tanaman yang terserang hama ini dapat mengakibatkan daun berlubang dan tunas muda akan rusak bahkan andai serangannya telah parah dapat mengakibatkan tanaman gundyl dan melulu menyisakan tulang daun tumbuhan cabe saja sehinggan perkembangan tanaman bakal terhambat.

Pengendalian hama ini dapat dilaksanakan dengan teknik menyemprotkan pestisida Regent atau yang lainnya.

2. Thrips


Apabila sudah terserang penyakit ini maka tumbuhan akan mempunyai daun keriting dan menggulung ke atas. Walaupun berukuran paling kecil, hama ini bisa merusak tumbuhan cabe dengan teknik mengisap cairan pada daun tanaman. Biasanya pada mula penyerangna hama ini menyerang daun muda atau pucuk daun. Serangan yang parah bakal terjadi pada musim kemarau.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida secara berkala atau teratur

Tungau
Tungau yang tidak jarang menyerang tumbuhan cabe yakni jenis tungau kuning (Polyphagotarsonemus latus) dan tungau merah (Tetranycus sp.). Hama ini menyerang unsur daun, daun yang terserang hama ini bakal keriting dan menggulung kebawah dan unsur bawah daun berwarna kecokelatan bahkanandai sudah parah daun bakal rontok.

Pengendalian hama ini dapat dilaksanakan dengan teknik menyemprotkan racun tungau atau akarisida secara berkala.

3. Kutu Daun


Kutu daun (Myzuspersicae)
Hama kutu daun menyerang unsur daun , batang muda dan pun tunas tanama cabe. Hama ini mneyebabkan daun keriting dan pertumbuhannya terhambat. Kutu daun ini menyerang dengan teknik menghisap cairan tumbuhan cabe.

Pengendalian hama ini dapat dilaksanakan dengan teknik menyemprotkan insektisida.

4. Lalat Buah


Lalat buah atau Bactrocera dorsalis menyerang tumbuhan cabe pada unsur buah cabe, fenomena yang timbulkan andai terserang hama ini yakni tangkai buah menguning atau unsur ujung buah menguning. Lalat buah menyuntikan telurnya pada cabe kemudian telur itu akan menetas menjadi larva kemudian memakan buah cabe dari dalam dan menyebabkan buah menjadi rontok dan pun busuk.

Pengendalian hama ini dapat dilaksanakan dengan teknik menangkap lalt buah itu atau dengan teknik menyemprotkan insektisida.

5. Puru akar
Hama ini menyerang unsur akar dan batang bawah tumbuhan cabe, tumbuhan cabe yang terserang hama ini dapat dilaksanakan dengan menaburkan nematisida.

6. Ulat Tanah
Ulat tanah ini mempunyai warna cokelat atau hijau dan mempunyai ukuran sebesar pensil. Tanaman menyerang semua bagian tumbuhan cabe mulai dai batang, daun dan buahnya.

Pengendalian hama ini dapat dilaksanakan dengan teknik sanitasi lahan atau dapat juga dengan menyemprotkan pestisida.

Penyakit Tanaman Cabe
1. Bercak Daun
Penyebab penyakit bercak daun ini yakni jamur Cercospora capsici. Dauntumbuhan cabe yang terserang penyakit ini bakal ada bercak hitam bulat, kemudiandaun menguning dan rontok.

Pencegahan penyakit ini dapat dilaksanakan dengan teknik menanamtumbuhan denganjaraj yang tidak terlampau rapat, kondisikan liungkungan tanamn tidak terlampau lemban dan memakai mulsa plastik pada musim penghujan. Sedangkan pengendalian hama ini dapat dilaksanakan denganteknik menyemprotkan fungisida cocok dengan takaran yang ditentukan.

2. Antraknosa
Penyakit ini diakibatkan jamur Colletotrichum capsici dan jamur Colletotrichum gloeosporioides. Penyakit ini mengakibatkan kecambah layu ketika disemaidan mati, pucuk batang mengering, busuk kering pada batang dan buah serta busuk buah.

Pengendalian penyakit ini dapat dilaksanakan dengan teknik menyemprotkan fungisida dengan takaran yang tepat.

3. Layu Fusarium
Penyakit layu fusarium ini diakibatkan oleh jamur atau cendawan Fusarium sp. , Verticilium sp. dan Pellicularia. Tanaman yang terserang penyakit ini bakal segar pada pagi hari kemudian layu pada siang hari dan segarberpulang kepada sore hari, laksana ini terus sampai tanaman mati.

Busuk Batang danBusuk Kuncup
Penyakit busuk batang diakibatkan oleh jamur Phyphthora capsici yang menyerang pada musim penghujan. Sedangkan busuk kuncup diakibatkan oleh jamur Choanosearum sp., tumbuhan yang terserang penyakit ini bakal mempunyai kuncup berwarna hitam dan kelamaan tumbuhan akan mati.

Pencegahan pada penyakit ini dapat dilaksanakan dengan teknik mengurangi pemakian pupuk nitrogen, tidak boleh terlalu rapat, menyerahkan mulsa plastik pada musim hujan dan melemparkan atau menghanguskan tanamn yang terserang. Sedangkan pngendalian pada penyakit ini dapat dilaksanakan dengan teknik menyemprotkan fungisida.

4. Layu Bakteri
Penyakit ini diakibatkan oleh bakteri Pseudomonas solanasearum. Bakteri ini menyerang unsur jaringan batang. penyakit ini dapat ditangkal dengan menyemprotkan larutan bakterisida.

5. Busuk Buah
Ada 2 jenis penyakit busuk buah yang menyerang tumbuhan cabe yakni busuk kering dan bususk basah. Busuk kering ini diakibatkan oleh cendawan dan busuk basah diakibatkan oleh lalat buah.

Penyakit ini bisa dikendalikan dengan teknik menyemprotkan pestisida yang sesuai.

6. Keriting Bule
Penyakit ini mengakibatkan batang menguning dan keriting. Penyakit inidiakibatkan oleh virus gemini yang disebarkan oleh kutu kebul atau kutu daun. Pencegahan penyakit ini dapat dilaksanakan dengan memilih bibit yang unggul dan tahan terhadap hama penyakit.

7. Mosaik
Penyakit ini diakibatkan oleh Cucumber Mosaic Virus (CMV). Penyakit ini dapat mengakibatkan daun menjadi belang dan kekuningan, pertumbuhannya kerdil dan tulang daun menguning.

Penyakit ini bisa dikendalikan dengan teknik melakukan penyemprotan menggunakan insektisida secara berkala.

Demikian lah sedikit ilmu yang bisa kami bagikan untuk kesempatan kali ini kami memohon maaf apabila dalam penyampaian materi masih banyak terdapat kekurangan nya semoga artikel yang kami bagikan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *