Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit

Posted on

Mengenal Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit – Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman tahunan yang sangat berpotensi menghasilkan jika dikembangkan dan dibudidayakan dengan baik,salah satu faktor yang memghambat proses pertumbuhan tanaman kelapa sawit antara lain yaitu hama.

Hama sawit

hama sendiri bisa diartikan sebagai  organisme pengganggu tanaman yang menimbulkan kerusakan secara fisik, dan ke dalamnya praktis adalah semua hewan yang menyebabkan kerugian dalam pertanian.
Berikut ini kita akan bahas Hama yang sering mengganggu tanaman kelapa sawit

  1. Hama ulat

Hama ini Bukan sembarang ulat, biasanya ulat yang terdapat pada perkebunan tanaman ini ialah ulat api. Dari namanya saja sudah menyeramkan ya? Ulat api sendiri banyak terdapat pada daun tumbuhan ini. Dalam intensitas rendah, penanganannya cukup dengan diambil secara manual (handpicking). Pada tingkat lanjut, jika penyebaran hama meluas, pengendalian dilakukan dengan penyemprotan pestisida. Perlu diingat ya bahwa penyemprotan pestisida sendiri dilakukan berdasarkan survei sehingga penggunaan zat kimia pada pestisida sendiri tidak menjadi momok bagi tanaman sawit kita.

2. Hama kumbang

Nah, hewan perusak ini merupakan gangguan yang paling banyak kita temui pada perkebunan sawit. Jenis kumbangnya biasanya kumbang bertanduk. Kumbang tanduk ini memiliki siklus hidup yang relatif lama sehingga kemungkinan bertambahnya populasi kumbang ini berakibat pada menurunnya produktivitas sawit. Pengendalian yang benar dapat menekan laju populasi kumbang tanduk ini. Sama seperti mengendalikan ulat api, perlu perhitungan matang agar penggunaan insektisida/pestisida dapat mengurangi kerusakan lingkungan. Kunci keberhasilan penanganannya bergantung pada tim penanggulangan hama.

3. Hama tikus

Sepertinya hewan yang satu ini memang menjadi gangguan dimanapun ya. Baik di persawahan maupun di perkebunan. Hewan yang satu ini menyerang sawit pada masa pembibitan. Bayangkan berapa banyak kerugian jika semua bibit sawit kita dihabiskan oleh si pengerat ini. Adanya tikus disebabkan salah satunya oleh sistem sanitasi yang tidak baik pada perkebunan. Seperti yang dilakukan PT Propadu Konair Tarahubun (Plantation Key Technology/PKT), pada survei lapangan dapat dibuat sanitasi yang baik dengan menemukan sarang tempat persembunyian dan membersihkankannya dari tumpukan sampah yang ada. Di sisi lain, penyemprotan pestisida dilakukan dengan menyesuaikan luas lahan serta intensitas hama itu sendiri.

Setelah kita membahas beberapa hama yang mengganggu tanaman kelapa sawit kali ini kita akan membahas penyakit yang sering terjadi pada tanaman kelapa sawit
nah sebelumnya kita bahas apa itu terlebih dahulu yang dimaksud dengan penyakit

Pengertian Penyakit Tanaman

macam macam penyakit daun sawit

Tanaman dikatakan sakit bila ada perubahan seluruh atau sebagian organ-organ tanaman yang menyebabkan terganggunya kegiatan fisiologis sehari-hari. Secara singkat penyakit tanaman adalah penyimpangan dari keadaan normal” (Pracaya, 2003: 320). Suatu tanaman dapat dikatakan sehat atau normal jika tanaman tersebut dapat menjalankan fungsi-fungsi fisiologis dengan baik, sepertipembelahan dan perkembangan sel, pengisapan air dan zat hara, fotosintesis dan lain-lain. Gangguan pada proses fisiologis atau fungsi-fungsi tanaman dapat menimbulkan penyakit.

Rahmat Rukmana dan Sugandi Saputra (2005: 11) menyatakan,
Penyakit tanaman adalah sesuatu yang menyimpang dari keadaan normal, cukup jelas menimbulkan gejala yang dapat dilihat, menurunkan kualitas atau nilai ekonomis, dan merupakan akibat interaksi yang cukup lama. Tanaman sakit adalah suatu keaadaan proses hidup tanaman yang menyimpang dari keadaan normal dan menimbulkan kerusakan. Makna kerusakan tanaman adalah setiap perubahan pada tanaman yang menyebabkan menurunya kuantitas dan kualitas hasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *