Perkembangan Pertanian Modern di Indonesia

Posted on

Perkembangan Pertanian Modern di Indonesia Negara Indonesia adalah negara agraris dimana hampir kebanyakan masyarakatnya memiliki mata pencaharian di bidang pertanian, perkebunan, atau bercocok tanam. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yaitu faktor geografis wilayahnya. Jika dilihat di peta, negara kita terletak di garis khatulistiwa, yang artinya, Indonesia berada pada daerah tropis dengan curah hujan cukup tinggi. Berdasarkan kondisi seperti ini, banyak tumbuh-tumbuhan dapat hidup dengan baik dan subur jika ditanam dengan benar.

Bila kita menelisik lebih jauh lagi mengenai sistem pertanian yang ada di Indonesia, sebenarnya dari segi perkembangan, dari tahun ke tahun sistem pertanian kita mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Teknologi yang berkembang pesat serta peran pemerintah yang cukup besar, menjadi alasan utama kenapa sistem pertanian modern di Indonesia terus berkembang dan berkembang setiap saatnya. Beragam metode baru selalu diterapkan guna terus beradaptasi dengan lingkungan yang ada.

Inovasi yang datang silih berganti, juga membuat sistem pertanian kita mengalami peningkatan efisiensi produksi. Petani kita cukup lihai dalam mengadopsi berbagai konsep pertanian yang dibutuhkan. Namun tentu tetap memperhatikan beberapa aspek pengembangan agar konsep yang diusahakan berjalan dengan lancar.

Kemajuan konsep modern dalam bertani ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  1. Peningkatan hasil pertanian.

Disamping bertujuan meminimalisir usaha yang dilakukan, modernisasi dalam hal pertanian juga memiliki fungsi untuk meningkatkan hasil produksi sebuah tanaman. Optimasi dalam hal mutu serta kualitas produk menjadi poin penting yang harus diperhatikan oleh petani.

  1. Penyatuan konsep pertanian.

Meskipun para petani di Indonesia memiliki konsep pertanian yang berbeda-beda, diharapkan mereka dapat mempelajari konsep-konsep yang ada, sehingga akan timbul peningkatan keefektifan dan keefisienan dalam hal bertani.

  1. Meminimalisir risiko pertanian.

Seiring berkembangnya konsep pertanian, risiko usaha pastinya juga akan berkurang. Pembelajaran dalam penerapan konsep yang baru, secara tidak langsung akan memberikan dampak baik dalam pengurangan timbulnya masalah dalam hal bertani.

 Modernisasi pada sektor pertanian merupakan hal yang patut dicermati oleh petani-petani yang ada di Indonesia. Dampak yang akan dihasilkan bilamana mengikuti perkembangan, juga harus dipahami betul oleh petani tersebut.

Jika kita lihat dari berbagai negara maju yang sudah menerapkan konsep pertanian modern di negaranya, hampir seluruh petani pasti menerapkan metode pertanian yang sama. Keselarasan dalam hal bertani, mereka dapatkan ketika proses pengembangan konsep pertanian dijalankan. Saat itulah, mereka menemukan sistem bertani yang cocok untuk diterapkan.

BACA JUGA
12 Teknologi Pertanian Modern Terbaru Masa Kini
Kelebihan dan Kekurangan Pertanian Hidroponik
4 Tanaman Hias yang Dapat Dimakan
Pengertian dan Cara Kerja Pertanian Modern Hidroponik

Di Indonesia, beberapa contoh modern farming yang sudah diterapkan diantaranya adalah:

  1. Pertanian Hidroponik

Pertanian menggunakan metode hidroponik adalah jenis pertanian yang memanfaatkan air sebagai pemenuh kebutuhan nutrisi tanaman. Metode seperti ini terbilang cukup sederhana tanpa memakan ruang yang cukup banyak.

  1. Pertanian Hortikultura

Pertanian hortikultura biasa disebut juga sebagai budidaya tanaman kebun. Jenis-jenis tanaman yang bisa ditanam juga beragam. Mulai dari tanaman buah, tanaman sayur, tanaman obat, hingga tanaman bunga termasuk dalam kategori jenis tanaman hortikultura.

  1. Pertanian Organik Terintegrasi

Pertanian organik terintegrasi mengandalkan bahan alami dalam pengerjaannya. Tidak ada unsur kimia sama sekali yang digunakan. Teknologi yang digunakan pun sudah maju meski bahan yang didapat dari organik semua. Biasanya pertanian jenis ini bekerja sama dengan peternakan untuk mendapatkan pupuk organik, dimana pupuk organik dianggap sebagai limbah di peternakan. Kualitas tanaman dari sistem pertanian ini juga umumnya terbilang sangat baik, mengingat dalam pemanfaatannya bahan yang digunakan berasal dari alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *