Tips Menanam Bawang Menggunakan Pot atau Polybag

Posted on

Tips Menanam Bawang Menggunakan Pot atau Polybag – Bawang adalah salah satu rempah-rempah yang selalu dicari dan bumbu dapur yang harus selalu ada. Karena khasiat bawang yang sangat besar dan banyak, maka tidak heran bawang dibudidayakan secara besar besaran.
Untuk budidaya sendiri relatif mudah dan murah meriah. Hanya dibutuhkan bawang, lahan atau pot/polybag.

Di bawah ini akan kami jelaskan beberapa tips menanam bawang di pot atau polybag
1. Perhatikan waktu penanaman.
Bawang baiknya ditanam ketika musim kemarau. Langkah awal ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan bawang. Kadar air yang terkandung dalam bawang tidak boleh terlalu banyak, karena dapat merusak bawang dan menjadi cepat busuk..

2. Perhatikan pot atau polybag kalian.
Media tanam pot atau polybag merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam penanaman bawang. Jika menggunakan pot, gunakanlah pot yang bagian bawahnya berlubang. Bagian ini sangat penting karena sebagai jalan keluarnya air atau sirkulasi air. Jika tanaman bawang terlalu banyak menerima air maka tanaman akan berpotensi rusak. Jika menggunakan polybag maka carilah polybag yang bagian bawahnya terdapat lubang lubang kecil dan memiliki diameter kurang lebih 15 cm.

3. Perhatikan bibit yang di tanam.
Belilah bibit dengan kualitas terbaik dari toko bibit di kota kalian. Jika ingin menggunakan bahan bahan sisa masak maka pilihlah bawang bawang dengan kondisi:
• Pilih bibit dengan kondisi yang paling baik dan tunggal atau tidak memiliki anakan.
• Pilih bawang yang yang terlihat tunas di bagian ekor dan di bagian atas.
• Bawang harus mulus ayau tidak keriput
• Bawang harus dalam keadaan terbaik dan tidak busuk.

4. Perhatikan media tanam.
Tanah yang digunakan hendaknya mengandung banyak humus sehingga subur, ini ditandai dengan mengandung banyak cacing tanah. Sedangkan, untuk pupuk dasar bisa menggunakan pupuk kandang sebagai campuran tanah sekaligus pupuk dasar. Tanah yang digunakan sebaiknya gembur sehingga air mudah terserap dan akar leluasa bergerak saat tumbuh.

5. Posisi Bawang saat ditanam.
Setelah pupuk dan tanah siap, maka tinggal memasukkan tanaman ke pot atau polybag. Jangan lupa untuk memberi air sebelum ditanami. Setelah itu, bagian bawang yang atas kerucut harus dipotong ¼ agar merangsang pembentukan tunas baru. Taruh bagian yang runcing di atas sendiri dan bagian bawah tidak boleh tenggelam secara keseluruhan.

6. Perhatikan bagian yang terkena sinar matahari.
Bagian runcing atau atas yang sudah dipotong harus terkena matahari dan udara secara langsung. Jangan lupa untuk menanam tumbuhan ini ketika pagi atau siang atau sore hari. Karena fotosintesis pada siang hari dan udara lebih kering.

7. Penyiraman air pada tanaman.
Pada tahap awal penanaman, penyiraman sebaiknya dilakukan dua kali dalam satu hari di waktu pagi dan sore. Hal ini dimaksud untuk menjaga kelembaban tanah.
Pada tahap awal penanaman, penyiraman harus dilakukan 2 kali dalam sehari di waktu pagi dan waktu sore. Ini semua agar kelembaban tanah terjaga. Jika sudah memasuki usia 10 hari, intensitasnya bisa dikurangi menjadi 1 hari sekali.

8. Waspada terhadap gulma dan hama.
Gulma dan hama yang selalau menjadi musuh bagi para petani harus segera diatasi jika tidak akan menyebabkan tanaman layu atau mati. Biasanya jika ditemukan daun tanaman robek robek maka itu adalah serangan ulat. Maka ada 2 langkah untuk ini yaitu:
a. Mengambil ulat secara bergantian(Organik).
b. Menyemprotkan insektisida kepada tanaman yang terkena hama. Penyiangan dilakukan dengan intensitas 10-15 hari.

Demikian lah tadi sedikit artikel mengenai Tips Menanam Bawang Menggunakan Pot atau Polybag semoga bermanfaat bagi pembaca jika ada yang kurang dalam penyampaian nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *